Selasa, 24 November 2009

Akhirnya... Lulus juga jadi CPNS BPKRT Deplu

Alhamdulilah, setelah melewati perjuangan yang panjang, Allah memberikan rezekinya. Aku lulus CPNS BPKRT Deplu. 

Bener2 suatu hal yang sangat di luar dugaan. Karena bagaimanapun, kami telah menyisihkan 1800 peserta. 

Tanggal 16 November 2009 kemarin, registrasi ulang CPNS pun telah aku lakukan. Menurut informasi yang masih belum bisa dipastikan kebenarannya, mungkin awal Januari 2010 sudah mulai diklat (sekdilu - Sekolah Dinas Luar Negeri). Menurut rencana, diklat akan diselenggarakan selama 6 bulan. 

Meskipun demikian, NIP (Nomor Induk Pegawai) CPNS Deplu sudah akan keluar Desember bulan depan. Alhamdulilah.... 

Setelah sekian lama berjuang dengan tes CPNS yang lain, akhirnya mimpi pun kesampaian. Memang secara insting, dari awal s epertinya lebih sreg ke Deplu. Ternyata benar. 

Secara formal, kami melalui 4 serangkaian tes. 

Tes 1 adalah seleksi administrasi. Kalau memang ingin menang dan tidak kalah sebelum perang, pastikan bahwa persyaratan administrasi untuk posisi CPNS Deplu sudah sesuai dengan yang dipersyaratkan. 

----- Catatan tambahan dari aku adalah, Surat Keterangan Sehat bisa diminta di dokter puskesmas. SKCK boleh menyerahkan yang legalisir (tidak harus asli). --> ini berdasar pengalaman pribadi kemarin. 


Tes ke 2 adalah tes tulis substantif yang di PRJ Kemayoran (seperti yang aku ceritakan di posting artikel sebelumnya). Karena yang diambil CPNS BPKRT maka benayak-banyak belajarlah mengenai akuntansi pemerintah, perundang-undangan yang mengatur, akun-akun di SAP, bagaimana cara menjurnalnya dan beberapa pengetahuan mendasar mengenai pemerintahan. Seperti mengenai pengadaan lelang, Renstra, RKPJP, dll. 

Tes CPNS Deplu BPKRT kemarin juga diminta untuk membuat BKU (Buku Kas Umum) ala bendaharawan. Untuk yang ini, Thanks God karena pernah bekerja di INDgAF, Makasih banyak buat para bos-bos yang telah mengajari banyak tentang seluk beluk Akuntansi Pemerintah. Ilmu itu memang amat sangat berguna sekali. 

Soal yang lain adalah menghitung depresiasi dan membuat laporan rekonsiliasi bank. Sebenarnya waktu itu, aku mengerjakannya gak balance.. Tapi aku pikir, meski gak bisa, kerjakan aja semaksimal mungkin, mungkin ada tambahan nilainya.... =)

Kalau essay Bahasa Inggrisnya, lumayan gampang sih. Tinggal nyebutin alasan kenapa tertarik masuk Deplu, tahu nggak tugas Bendaharawan seperti apa, apa yang bisa Anda lakukan sebagai bendahara terkait dengan Good Governance. apa itu good Governance, pendapat Anda tentang korupsi, dan apa yang bisa Anda lakukan di posisi Anda untuk memberantas korupsi, dan semacamnya. 

Seingetku, kita disuruh memilih beberapa soal di antara beberapa soal. Jadi contoh, soalnya 5. kita disuruh milih 3 aja buat dikerjakan. Begituuuuuu....


Gak nyangka juga setelah itu lulus tes yang ke2. Karena pengumumannya lama banget. Awalnya juga gak yakin lulus, karena saingganya 1.800 orang. Bayangkan saja.... !

Alhamdulilah, ternyata Allah berkehendak aku lulus. Tes ke3 adalah EPT (TOEFL). 

Awalnya gak niat banget buat ikut, karena saat itu kondisi putraku sedang dirawat di RS. Jelas gak tega lah. Tapi suamiku maksa buat ikut aja, katanya, cuman sebentar aja kok.. 

Akhirnya, dengan persiapan yang seadanya, alias 1%, berangkat juga ke LIA Pangadegan. Tes EPT di situ, tapi ya ampun .... soalnya susah banget. Apalagi listeningnya... Ampun deh. Karena English ku so poor, jadi yo... sebisanya aja. 

Seperti TOEFL pada umumnya, tesnya ada Listening, Reading Comphrehensif, dan Structure. Waktu itu kalau tidak salah ada 180an yang lolos. Tiap kelas, hanya di isi oleh 25 orang saja. 

Aku masih ingat bahwa beberapa temen yang satu kelas sama aku, juga lolos ke tes berikutnya. Lagi-lagi, lolos ke Tes terakhir adalah sesuatu yang gak disangka-sangka. Kata temenku, mungkin ini sudah jadi rezekinya Rama, putraku. 


Tes CPNS Deplu BPKRT yang final adalah wawancara substansi, tes penguasaan TI, dan psikotest. Tiap masing-masing posisi semisal BPKRT, PK dan PDK dilaksanakan dengan urutan yang berbeda. Kebetulan untuk BPKRT dilaksanakan dengan pola seperti yang aku sebutkan sebelumnya. 


Tes wawancara substansi aku dapat giliran pertama. Nervous?? Sudah pasti. Giliran pertama artinya belum ada yang masuk sebelumnya dan berarti aku gak bisa cari info, soal yang ditanyakan tentang apa. Ya kan?!

Tapi mungkin juga udah rezeki kali... Begitu masuk, aku sudah berhadapan dengan 2 panelis, yang syukurlah... wajahnya gak galak.. 

Panelis pertama banyak bertanya tentang akuntansi pemerintahan, seputar konsep DIPA, konsep anggaran, konsep Barang Milik Negara, dan perlakuannya dengan kasus-kasus tertentu. Sekali lagi, Thanks God, pernah kerja di INDgAF. Pertanyaan-pertanyaan dan kasus seperti itu sudah sering ditanyakan oleh peserta-peserta diklat di INDgAF yang kebayakan adalah orang-orang Pemda. Sedikit banyak, kasusnya mirip dan jawabannya sudah pasti. 

Panelis kedua, tanya tentang kasus korupsi dalam bahasa Inggris dan harapan jika penempatan di LN. Wah... jawabnya belepotan deh... Aku masih inget tuh untuk panelis yang kedua, aku cuma dapet rata2 7 aja nilainya. Gak tau deh kalo panelis yang pertama. :)

Nah, tentang TI, dan psikotesnya, lanjut di posting artikel berikutnya yah....  

Read More..

Senin, 14 September 2009

Carilah Backlink di Artikel DoFollow yang ber PR Tinggi, bukan Blog nya

Yup... judul di atas memang benar sekali.
Selama ini saya berpikir bahwa mencari backlink berkualitas, salah satu caranya adalah dengan memberikan komentar di blog-blog yang do follow - apalagi blog Do Follow ber PR tinggi, karena Google akan menghitungnya sebagai backlink yang berkualitas.

Dan TERNYATA SAYA SALAH....

Kenapa salah?
Saya baru menyadari bahwa saya salah adalah ketika saya membaca salah satu artikel tentang SEO. Dan sang master menjelaskan bahwa, seharusnya mencari backlink berkualitas, tidak bisa mengadalkan hanya dari blog Do Follow yang berPage Rank tinggi. Mengapa demikian? Karena ternyata, PageRank suatu blog tidak lantas serta merta sama dengan Page Rank artikel-artikelnya.
Misal,
Page Rank Blog saya yang juga Do Follow, Money for Blogger, adalah 2. Tapi tidak serta merta PageRank halaman-halaman artikelnya, juga ikutan jadi 2. Malah, kebanyakan halamannya berPageRank 0 atau malah n/a aja.

Adakah pengaruhnya ke kualitas backlink? Jawabannya : JELAS ADA, donk!
Coba pikirkan, PageRank blog saya yang 2 itu, adalah Page Rank untuk HALAMAN blog lho...
Nah, kita biasanya menanamkan backlink dimana? Di kotak komentar yang ada di halaman post (artikel) kan? Lha Page Rank untuk halaman si Artikel ini berapa? 2 kah, 1 kah, 0 atau malah n/a ? So...???? Jawabannya tahu kan? ^_^

Oleh karena itu, mulai sekarang... yuk, cari backlink yang berkualitas yuk...

Read More..

Sabtu, 12 September 2009

Penerimaan CPNS Departemen Perdagangan 2009

Sedikit informasi meski telat tahunya... Ada lowongan CPNS Departemen Perdagangan 2009. 

Cek langsung di situsnya ya...


Dipasang tanggal : 04/09/2009

Batas pendaftaran Online sampai : 12/09/2009

Batas pengiriman kelengkapan & syarat sampai 14/09/2009


Berikut pengantarnya...

Dalam rangka mengisi lowongan formasi Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 529.F/M.PAN/7/2009 tentang Persetujuan Prinsip Tambahan Formasi CPNS Pusat Tahun 2009, Departemen Perdagangan membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia yang berminat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil dengan memenuhi ketentuan-ketentuan berikut dan mengikuti seluruh proses seleksi.

Download pengumumannya langsung....di situs www.depdag.go.id

Read More..

Rabu, 09 September 2009

Akhir Dari Pencarian Akan Penjahit Online


Menurutku sebenarnya gamis enak dipakai buat sehari-hari. Aku sendiri, sebenarnya menyukai gamis karena selain nyaman, kalo pakai gamis, intensitas cowok buat mandang itu hampir gak ada... He3.


Sayangnya, karena postur tubuh yang cenderung lebih tinggi dari rata-rata tinggi badan normal wanita pada umumnya, aku jadi agak kesusahan buat beli gamis yang sudah jadi. 
Bingung? Sudah pasti. Gimana nggak, kalau yang di toko-toko kan kebanyakan lucu-lucu, tapi sayangnya cuma sampai atasnya mata kaki aja... Nanggung banget dah. Kalau orang bilang, cingkrang... Hehehe ^_^

Dulu sih, waktu masih di kampung, banyak penjahit yang bisa bantuin mbuatin gamis yang aku minta. Tapi, semenjak di Jakarta, agak susah cari penjahit yang bagus, apalagi di sekitar rumah, tailor nya kebanyak bapak-bapak. Terlebih lagi, banyak juga di antara mereka yang tidak begitu mengerti tentang model-model gamis yang cantik dan elegan. 

Untungnya, beberapa saat yang lalu, aku iseng-iseng browsing cari penjahit online di internet. 
Surprisingly... ketemu euy... Ada penjahit online wanita yang bagus banget. 

Di rumahjahithaifa.com ini, aku ketemu sama empunya rumah, yakni mba susi. Sebenarnya mba susi sendiri rumahnya di Graha Raya, deket mah kalau dari kantor yang di Bintaro. Tapi berhubung pekerjaan yang gak memungkinkan untuk keluar kantor, jadinya ordernya lewat email deh.

Waktu itu aku pesen 2 gamis. Modelnya, satu aku contoh dari model satu merk gamis, dan satunya dari contoh model gamis yang pernah di buat mba susi. 
Hasilnya, walah... teope begete dah.. Cantik banget. 
Yang tambah bikin seru, harganya terjangkau bo'... buat karyawan biasa kayak aku. 

Benernya masih pingin nambah gamis lagi. Tapi mba susinya keburu dah banyak orderan. Jadi, kayaknya mesti waiting list deh.... 

Buat kamu yang tertarik, langsung meluncur ke web nya ajah deh....

Read More..
 
Template by Administrator Frelia | Anak SD | Blogger